Kamis, 09 Februari 2017
Rabu, 24 Februari 2016
Contoh Teks drama 6 Orang
Berikut merupakan contoh teks drama 6 orang
Tema Narkoba
|
TEXT DRAMA
|
Member :
BOBBY SINAGA as BOBBY
PUTU SANJAYA as PUTU
SALSABILA PUSPITA as BANDAR NARKOBA
JEFANYA SEKAR as KAKAK BOBBY
KIRANA CAHYANI as POLISI 1
VICKO NESTA DWI as POLISI 2
Tema : Narkoba
Putu dan Bobby adalah sahabat sejati. Keduanya sama sama
pintar dan sering menjadi juara kelas Namun keduanya memiliki sifat berbeda.
Bobby adalah anak yang rajin, ulet, dan supel. Sedangkan Putu adalah anak yang
kurang peduli, dan egois. Dan Putu diketahui belakangan ini juga pengguna
narkoba. Namun ia ingin menawarkan barang haram tersebut kepada sahabatnya,
Bobby. Ia berencana menawarkannya sepulang sekolah di halaman belakang sekolah.
Putu : (Menatap Bobby) “Bob, lu kan udah lama jadi sahabat
gue. Nah gue mau nawarin lu sesuatu, yang bakal bikin lu nyaman”
Bobby : “Apaan tuh put?” (Dengan muka penasaran)”
Putu : “(Sambil menyodorkan sekantung shabu-shabu) Neh.”
Bobby : “(Dengan muka terkejut) Wah lu berani make ginian? Masih waras lu?”
Putu : “Ya masih lah. Pertanyaan lu sungguh bagus sekali.”
Bobby : “Tapi gimana kalo ketahuan? Lagipula gw gak tau cara
makainya.”
Putu : “Selow nanti gw ajarin. Sekarang lu ke kosan gw aja.”
Bobby : “Tapi janji ya jangan kasi tau siapa siapa”
Putu : “ Iye iye”
(Lalu Bobby dan Putu pergi ke kos-kosan putu. Dan
sesampainya di ke kos-kosan. Mereka pun langsung mencoba barang haram tersebut.)
Bobby : “Gimana nih cara makainya?”
Putu : “Gini nih”
(Putu pun menghisap sabu-sabunya lewat hidung)
Bobby : “Ah........”
Putu : Gimana bob enak kan?
Bobby : “Wah enak juga tu. Pikiran gw jadi rileks”
Putu : “Nih lu bawa pulang sekantong. Buat coba-coba di
rumah. Kalo lu mau lagi, temui gue di tempat biasa. Bawa duit 5 ratus ribu”
Bobby : :Ok thanks bro”
(Sesampai dirumah, bobby pun langsung ke kamarnya dan
mencoba barang haram tersebut. Dia pun merasa ketagihan dan memutuskan untuk
menemui putu kembali esok hari. Dan keesokan harinya, bobby ingin meminta uang
ke ibuya)
Bobby : “Kakak!!! Kakak !!!”
Kakak Bobby :
Apaan??? Triak2 Udah kayak orang kerasukan
Bobby : “Ibu mana Ibu !!!”
Kakak Bobby : “Gk tau. Kayaknya ke pasar.”
Bobby : “Kak ada duit gk?”
Kakak Bobby : “Ada. Emang buat apaan?”
Bobby : “Bagi duit dong”
Kakak Bobby : “Nih (Sambil menyodorkan uang seratus ribuan)”
Bobby : “Apaan nih Cuma segini!!! (Sambil membentak
kakaknya)”
Kakak Bobby : “Adanya segitu mau buat apa”
Bobby : “Kagak mau ini kurang ,Gw butuh lima ratus ribu lagi
(Sambil merebut uang dari kantong kakaknya)”
Kakak Bobby : “Jangan diambil bob. Itu duit hasil jualan kue
kemaren. Nanti kakak gk ada modal Buat jualan”
Bobby : “Bodo amat (Sambil meninggalkan kakaknya)”
Kakak Bobby : “(Dengan nada pelan) Kira-kira bobby mau
kemana ya bawa duit sebanyak itu?”
(Lalu bobby pun menemui putu di tempat yang sudah dijanjikan)
Bobby : “Sorry put, gw Cuma dapet segini (Sambil menunjukan
uang 400 ribuan)”
Putu : “Okelah, gw tambahin. Sekarang ayo ikut gw ke
bandarnya”
(Lalu putu pun mengajak bobby ke sebuah rumah seorang
temannya)
Putu : “Bro barangnya ada ngga ?”
Bandar narkoba : “Neh (Sambil menyodorkan 2 kantung
sabu-sabu),Mana duitnya?”
Putu : ‘Neh ( Sambil memberikan uang)”
Bandar narkoba : “Ok bro thank you”
Putu : “Ok. Nah bob ayo ke kos-kosan gw”
Bobby : “Ayoo”
(Putu langsung mengajak bobby ke kos-kosannya. Tanpa
disadari, kakak bobby mengikuti mereka. Mengetahui adiknnya menggunakan
narkoba, kakak bobby pun langsung melaporkan ke polisi)
Kakak bobby : “(Sambil menelpon) Halo ini kantor polisi ?”
Polisi 1 : “Iya Benar mba ada yang bisa kami bantu?”
Kakak bobby : “Saya melihat seseorang dan adik saya
menggunakan narkoba”
Polisi 1 : “Dimana ?”
Kakak Bobby : “Di gang sukamiskin nomor 86 Pondok kelapa.”
Polisi : “ Ok baiklah. Sekarang posisi mba dimana? ”
Kakak Bobby : “Di Ujung aspal dekat pabrik baju”
Polisi : “Ok kami bersama tim akan kesana”
(Sesampainya bobby di kos-kosannya putu, mereka berdua
langsung memakai barang haram tersebut dengan cara menghisapnya.)
Bobby : “Tu, enak juga make barang ginian.”
Putu : “Ya enak lah”
(Tiba – tiba polisi datang dan langsung mendobrak pintu
kos-kosan putu)
Polisi 1 : “Angkat tangan !!!”
Putu : “Ampun pak salah saya apa ???”
Polisi 2 : MANA BARANGNYA !!!
Bobby: Barang apa pa ?
Polisi 1 : Jangan bohong, Cepat geledah !
Polisi 2 : Baik komandan !
(Lalu polisi pun mengeledah mereka dan ditemukan 2 kantong
berisi shabu-shabu)
Polisi 2 : Ini APA !!!
Polisi 1 : “Cepat bawa mereka ke kantor !”
Bobby : “Jangan bawa saya pak. Saya tidak bersalah. Dia yang
menjebak saya” (Sambil menunjuk ke arah putu)
Polisi 2 : “Jangan banyak bicara. Ayok ikut !!!” (Sambil
memborgol tangan Booby dan Putu)
Akhirnya mereka berdua pun dibawa ke kantor polisi. Karena
mereka berdua adalah pemakai, maka mereka berdua direhabilitasi kekantor BNN
karena mereka berdua adalah korban. Akhirnya setelah kejadian itu mereka sadar
bahwa bahayanya narkoba sangat amat berbahaya bagi mereka dan amsa depan
mereka.
TAMAT
Moral Value
: Jauhkanlah narkoba bagi remaja karna akan merusak generasi muda penerus
bangsa.
INDONESIA
BEBAS NARKOBA !!!
Jika anda susah ingin mengkopinya anda bisa download dalam bentuk word disini https://docs.google.com/document/d/11TFZFZC63cUr9foNu4q0wztVxFjNL7aMasBjk77DtDs/edit?usp=sharing











